Jadwal Libur Nasional tahun 2012 dan Cuti Bersama



A. Hari Libur Nasional Tahun 2012:
1). 1 Januari, Tahun Baru Masehi
2). 23 Januari, Tahun Baru Imlek 2563
3). 5 Februari, Maulid Nabi Muhammad SAW
4). 23 Maret, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1934
5). 6 April, Wafat Yesus Kristus
6). 6 Mei, Hari Raya Waisak Tahun 2556
7). 17 Mei, Kenaikan Yesus Kristus
8). 17 Juni, Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
9). 17 Agustus, Hari Kemerdekaan RI
10). 19-20 Agustus, Hari Raya Idul Fitri 1433 H
11). 26 Oktober, Hari Raya Idul Adha 1433 H
12). 15 November, Tahun Baru Hijriyah 1434
13). 25 Desember, Hari Raya Natal

B. Cuti Bersama Tahun 2012:
1).18 Mei, Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus
2).21-22 Agustus, Cuti Bersama Idul Fitri 1-2 Syawal 1433 H
3).16 November, Cuti Bersama Tahun Baru 1434 H 4). 
4) 24 Desember, Cuti Bersama Haru Raya Natal



Informasi lebih lengkap silahkan klik di sini 

Mengubah file Slide Show Menjadi Power Point

Saat pertama kali ditanya oleh panitia Policy study Peningkatan Budaya Akademik
'mas, bisa mengubah materi dalam bentuk slide show menjadi power point ga? karena ga bisa diprint'
saya jawab saja saya belum pernah, tapi akan saya coba, filenya dicopy saja mbak.
setelah itu, mencari 'wangsit' dan akhirnya ketemu juga :)
bagi anda yang menggunakan microsoft windows XP , begini langkah-langkahnya untuk membuka berkas Power Point Slide Show agar bisa diedit dan diprint tentunya dengan Microsoft Power Point.

1. Buka Windows Explorer
2. Pilih lokasi folder tempat berkas ".pps" berada.
3. Dari menu "Tools", pilih "Folder Options.."

Belajar dari Tokoh Azzam dalam KCB

Abdullah Khairul Azzam, seorang mahasiswa Indonesia yang datang jauh-jauh dari pelosok desa di pulau jawa untuk melanjutkan studinya di Mesir. Azzam, demikian nama panggilan pemuda itu, adalah seorang pekerja keras. Ia memiliki beberapa adik yang harus dibiayainya, hingga dengan kekhlasan hati ia harus berkorban dengan menjadi penjual bakso dan pembuat tempe. Ceritanya penuh dengan romantika yang sarat dengan hikmah. Isinya bagus serta dapat mengajari kita soal hidup, cinta dan bagaimana mengatur skala prioritas dalam mengambil tindakan. Tersebutlah bahwa Azzam adalah mahasiswa Indonesia di Al Azhar, yang belajar disana karena berhasil memperebutkan beasiswa dari Departemen Agama. Ia adalah prototype anak Indonesia yang pintar, cerdas, dan bersahaja, namun lahir dari kalangan keluarga pas-pasan.
Kecerdaan Azzam kian terbukti tatkala di tahun pertama menimba ilmu di Al Azhar ia memperoleh predikat jayyid jidda (istimewa), dan oleh karenanya ia mendapat beasiswa dari Majlis A’la.

Namun ditahun kedua, ayahnya yang tinggal di Indonesia meninggal dunia karena kecelakaan. Sepeninnggal ayahnya, ibunya sering sakit-sakitan. Padahal di Indonesia, ketiga adik perempuannya belum bisa diharapkan membantu ibunya karena baru beranjak dewasa. Yang seharusnya membantu ibu dan adik-adik nya di Indonesia adalah Azzam. Sebab dia adalah sulung di keluarganya. Azzam menyadari itu. Maka sejak saat itulah ia mengalihkan konsentrasinya. Dari belajar ke bekerja. Ia di Cairo, bekerja sambil belajar.
Pekerjaan yang dilakukan Azzam untuk menghidupi keluarganya di Indonesia adalah berbisnis tempe dan bakso. Karena lebih fokus ke bisnis, hasilnya prestasinya semakin lama semakin menurun, beberapa kali tidak naik tingkat, padahal ia sudah sembilan tahun di Mesir tapi belum lulus S1. Meskipun pada akhirnya lulus juga dengan predikat yang tidak mengecewakan, jayyid. Namun disisi lain di belahan Indonesia, keluarganya suskes berkat motivasi dan biaya hidup darinya. Adik-adik nya semua “menjadi orang”.

SubhanAllah, wal-hamdulilah, wa la ilaha ila Allah wa Allahu akbar
hampir serupa dengan cerita di atas

Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah setengah baya. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. “Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?” tanya si pemuda. “Oh…saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore untuk menengok anak saya yang ke dua”, jawab ibu itu. “Wouw… hebat sekali putra ibu”, pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.
Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.” Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi , putra yang kedua ya bu? Bagaimana dengan kakak adik-adik nya?” “Oh ya tentu”, si Ibu bercerita : “Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat berkerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, dan yang ke tujuh menjadi Dosen di sebuah perguruan tinggi terkemuka Semarang.”"
Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh. “Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ?” Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, “Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.” kata sang ibu.
Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu… mungkin ibu agak kecewa ya dengan anak ibu yang pertama, karena adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi seorang petani?”
 Apa jawab sang ibu..???

 Dengan tersenyum ibu itu menjawab :
“Ooo …tidak, tidak begitu nak. Justru saya SANGAT BANGGA dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”
Pemuda itu terbengong….


tidak banyak orang yang diberi kesempatan seperti beliau dan Allah telah pilih org2 seperti beliau, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui sedangkan engkau tidak

Logika Matematika

Pengantar
Logika Matematika merupakan mata kuliah tingkat I , berikut berupa materi, soal dan pembahasan ujian Tengah Semester Logika Matematika.. Semoga bermanfaat bagi anda yang sedang mengambil mata kuliah ini.

1. Materi
Klik di sini

2. Soal Ujian Tengah Semester dan Pembahasannya 
download di sini


Silahkan tinggalkan comment atau kirimkan email untuk berdiskusi, semoga  dengan berbagi dapat menambah pemahaman materi 

KULIAH SISTEM BASIS DATA

Pengantar
Sistem Basis Data merupakan mata kuliah tingkat III , berikut berupa materi, soal pembahasan ujian Sistem Basis Data.. Semoga bermanfaat bagi anda yang sedang mengambil mata kuliah ini.

Tujuan pelajaran

  • —Mengetahui jenis-jenis utama sumber daya yang tersedia bagi perusahaan 
  • —Menyadari bahwa informasi perlu dikelola seperti sumber daya lainnya 
  • —Memiliki pengertian awal seperti konsep-konsep sistem 
  • —Mengetahui perbedaan antara data dan informasi 

1. Materi
download di sini

2. Soal dan pembahasan UTS Sistem Basis Data TA 2011/2012
download di sini




Nantikanku di Batas Waktu

Dikedalaman hatiku tersembunyi harapan yang suci
Tak perlu engkau menyangsikan
Lewat kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu
Tak perlu dengan kata-kata

Sungguh walau kukelu tuk mengungkapkan perasaanku
Namun penantianmu pada diriku jangan salahkan

Kalau memang kau pilihkan aku
Tunggu sampai aku datang nanti
Kubawa kau pergi ke syurga abadi

Kini belumlah saatnya aku membalas cintamu
Nantikanku dibatas waktu

Album : Masa Muda
Munsyid : edCoustic
http://liriknasyid.com

download di sini

Kisah para tauladan menyambut kematiannya

dakwatuna.com - Saudaraku, berikut ini kisah para Nabi dan sahabat yang mulia saat menyambut kematiannya. Kisah-kisah mereka penuh teladan, sarat pesan dan menjadi bahan renungan.
Kekasih Allah Ibrahim Allaihi Salam
Bercerita Imam Muhasabi dalam kitab “Ar-Riayah” bahwa Allah berfirman kepada Nabi Ibrahim, allaihi salam:  ”Wahai kekasihku, bagaimana engkau menemukan kematianmu?” Dia berkata: Seperti tusuk besi (yang dipakai untuk membakar daging) yang diletakan di atas bulu yang basah, kemudian ditarik.” Kemudian Allah berfirman, “Sungguh (yang demikian itu) telah kami mudahkan kematian bagimu, Wahai Ibrahim.”
Nabi Allah Daud, Allaihi Salam
Diriwayatkan bahwa malaikat maut datang untuk menjemput Nabi Daud alaihi salam.  Daud berkata: “Siapakah engkau?” Dia menjawab, “kami yang tidak takut raja dan tidak mengabaikan orang-orang kecil, kami juga tidak menerima suap”. Daud berkata: “Jika demikian, anda adalah malaikat kematian?” Dia menjawab: “Ya”, Daud balik berkata: “Kok, mendadak begini, aku tidak mendapatkan pemberitahuan (terlebih dahulu)” Malaikat berkata: “Hai Daud, di mana sahabat-mu fulan? Di mana pula si fulanah, tetanggamu?” “Mereka sudah mati”, jawab Daud. “Bukankah itu pemberitahuan padamu untuk bersiap-siap.”
Nabi yang diajak bicara oleh Allah, Musa allaihi salam
Dikisahkan bahwa Nabi Musa allaihi salam ketika jiwanya berangkat menuju Allah, Allah berfirman: “Hai Musa, Bagaimana kau menemukan kematian?”